toggle menu

Public Information

News

Indonesia Eximbank news and announcements.

14 Apr 2022

Kembangkan Ekspor Nasional UMKM di Aceh, LPEI Jalin Kerja Sama dengan Pemerintah Aceh

Banda Aceh, 14 April 2022 – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang merupakan
Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI dalam peningkatan ekspor nasional
menjalin kerja sama dengan pemerintah Aceh, demi meningkatkan ekspor nasional.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso secara
hybrid dan Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT., di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis 14/04/2022
pagi, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Provinsi Aceh, Syukriah.

Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT., mengatakan, kolaborasi antara DJKN dengan LPEI itu
dilakukan untuk memberikan berbagai pendampingan kepada pelaku UMKM dan koperasi guna
memperkuat sektor usahanya. Pemerintah berharap, dengan dukungan itu, sektor UMKM dan
koperasi bisa naik kelas menjadi usaha yang berorientasi kepada ekspor.

"Langkah Pemerintah ini tentu layak kita sambut, mengingat sektor UMKM merupakan tulang
punggung penggerak ekonomi dalam negeri," kata Nova. Ia menyebutkan, jika sektor UMKM
menyerap lebih dari 117 juta tenaga kerja. Di mana, tercatat 60,5 persen dari Produk Domestik
Bruto (PDB) Indonesia disumbangkan oleh perusahaan UMKM. "Karena itu, wajar jika UMKM
memiliki peran penting dalam pemulihan roda ekonomi negeri kita."

Nova menyebutkan pandemi covid-19 telah membuat semua sektor UMKM mengalami kontraksi
tinggi. Karena itu pemerintah Aceh sangat mendukung langkah pemerintah pusat, dalam hal ini
LPEI untuk membangkitkan kembali kontribusi UMKM dalam kehidupan masyarakat. "Kerja sama
DJKN dan LPEI layak kita perkuat agar UMKM dan koperasi segera bangkit kembali memperkuat
ekonomi bangsa kita," ujar dia.

"Langkah pemerintah mendorong UMKM dan Koperasi di Aceh agar berorientasi kepada ekspor
tentu saja sebuah kesempatan yang tidak bisa kita lewatkan. Kita yakin, dari sekian banyak
UMKM dan koperasi yang ada di daerah ini, tidak sedikit yang mampu menghasilkan produksi
yang layak dipasarkan di tingkat internasional. Lagi pula jaringan transportasi dari Aceh ke luar
negeri semakin terbuka, sehingga peluang melakukan aktivitas ekspor semakin besar," kata
Nova.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso, mengatakan bahwa kesepakatan bersama
yang difasilitasi oleh Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh ini adalah bagian
dari Program Pojok SMV ini akan banyak fokus terhadap pengembangan kapasitas industri kecil
dan menengah, koperasi, serta usaha mikro kecil dan menengah berorientasi ekspor.

Sejumlah produk unggulan Aceh seperti kopi, minyak hitam, dan ikan tuna yang memiliki potensi
ekspor yang besar untuk ditingkatkan. Tercatat hampir 75 ribu pelaku UMKM di Aceh yang
sebagian di antaranya merupakan UMKM yang berorientasi ekspor. Potensi itu, lanjut Rijani, akan
dapat dimaksimalkan melalui propram pengembangan UMKM berorientasi ekspor LPEI seperti
Coaching Program for New Exporter (CPNE), Business Matching Program, dan Desa Devisa.


“Kami sangat yakin bahwa potensi komoditas ekspor di wilayah Aceh yang dikolaborasikan
dengan berbagai program LPEI dapat memacu pertumbuhan ekspor di Aceh sesuai dengan
mandat kami," kata Rijani.

Rijani mengatakan jika kesepakatan bersama itu nantinya akan menjadi payung untuk berbagai
peluang kerja sama antara LPEI dan Pemerintah Aceh dalam upaya untuk meningkatkan ekspor
UMKM di Aceh baik yang sifatnya sosialisasi, pelatihan, maupun pertukaran informasi. Kolaborasi
LPEI dan Pemerintah Aceh tentu akan menjadi langkah UMKM bangkitnya UMKM dan koperasi
di Aceh sehingga siap menjajal pasar global.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, Asisten II Sekda Aceh Junaidi,
Kepala Kanwil Bea Cukai Safuadi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Provinsi Aceh
Negara Syukriah, Kepala OJK Yusri, Deputi Perwakilan BI Aceh Amir Hamzah, Dirut Utama Bank
Aceh dan Plt Dirut Bank Pembangunan Rakyat Syariah Mustaqim, Staf Ahli Gubernur Aceh
Iskandar Syukri, Anggota Forum 9 Kementerian Keuangan, Kepala Bappeda Aceh T. Ahmad
Dadek, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Helvizar Ibrahim, Kepala Dinas Perindustrian
dan Perdagangan Aceh Mohd Tanwier, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Muhammad Iswanto
dan Kepala Biro Umum Setda Aceh T. Adi Darma.

Narahubung Media
Chesna F. Anwar
Corporate Secretary – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Ph. : (021)39503600
Email : corpsec@indonesiaeximbank.go.id
Web : http://www.indonesiaeximbank.go.id