toggle menu

Public Information

News

Indonesia Eximbank news and announcements.

08 Apr 2022

Dukung Transaksi Ekspor, Bank Mandiri dan LPEI Perluas Kerja sama Layanan Keuangan

Jakarta, 08 April 2022 - Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk mendorong pemanfaatan transaksi keuangan dalam mendukung kegiatan transaksi ekspor. Hal ini diwujudkan lewat kerjasama dalam penyediaan dan pemanfaatan jasa layanan perbankan, penjaminan kredit, pelayanan bank bagi nasabah LPEI termasuk payroll pegawai LPEI.

Adapun penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan tersebut dilakukan oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar dan Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso di Mandiri Club, Jakarta, Jumat (8/4).

Sinergi ini juga diperlengkapi lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang meliputi Penjaminan Kredit, Pelayanan Rekening Bank bagi Nasabah LPEI dan Payroll Pegawai LPEI oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas bersama dengan Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis LPEI Maqin U. Norhadi dan Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembagaan LPEI Chesna F. Anwar.

Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso menyampaikan bahwa kerja sama antara LPEI dan Bank Mandiri merupakan implementasi Undang-Undang No.2 tahun 2009 yaitu “Penjaminan kredit sangat bermanfaat bagi Bank dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan ekspor nasional”.

“Kolaborasi ini merupakan salah satu langkah LPEI dalam mengoptimalkan mandat yang diberikan pemerintah khususnya dalam memajukan ekspor nasional, Kerjasama dengan Bank Mandiri merupakan langkah yang sangat baik,” ujar Rijani.

Selain itu, LPEI sebagai lembaga dengan status sovereign dapat memberikan penjaminan bagi bank dengan pembobotan ATMR (Aset Tertimbang Menurut Risiko) sebesar 0%, aset yang dijamin memiliki kualitas lancar, dan pengecualian perhitungan Batas Maksimun Pemberian Kredit (BMPK)/Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD), sehingga hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi perbankan dan pelaku usaha. 

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan, lewat kerjasama ini LPEI juga dapat menikmati beragam layanan transaksi perbankan termasuk fasilitas kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai LPEI. "Kerjasama ini turut menjadi bagian dalam pengembangan bisnis wholesale transaction Bank Mandiri, salah satunya dengan menyediakan layanan keuangan yang dapat membantu pengelolaan keuangan untuk mendorong pengembangan bisnis LPEI ke depan," ujar Alexandra.

 

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menambahkan, sinergi antara Bank Mandiri dan LPEI ini diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terutama di sektor ekspor dan impor yang menjadi karakteristik utama bisnis LPEI.

“Kerja sama kali ini bukanlah yang pertama bagi Bank Mandiri dan LPEI. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerjasama layanan perbankan, sehingga dapat mendorong kinerja ekspor nasional dengan memberikan solusi layanan perbankan bagi pelaku usaha ekspor,” pungkas Rohan.

Dalam mendorong kinerja ekspor nasional, Bank Mandiri juga telah mengembangkan super Platform Kopra by Mandiri yang menghadirkan fitur Mandiri Global Trade (MGT) dengan berbagai layanan perbankan untuk memfasilitasi dan memudahkan pelaku usaha melakukan transaksi internasional, termasuk kebutuhan pembiayaan.

Terkait pembiayaan untuk perdagangan internasional, Bank Mandiri pada tahun 2021 telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp…. , naik ..% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Tentang PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Dalam ekspansi bisnis, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan digital yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail. Kopra by Mandiri  merupakan solusi digital bagi industri  nasional yang menyatukan para korporasi sampai pelaku usaha kecil menengah dalam suatu ekosistem digital single access yang sangat mudah dan solutif seperti layanan Cash Management, forex, Trade & guarantee, Supply Chain Management, virtual Account sampai solusi keuangan terintegrasi berbasis Application Programming Interface (API). Sedangkan layanan digital retail meliputi aplikasi Livin’ by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000.

Hingga Desember 2021, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.097 jaringan kantor, yang tediri dari 2.465 kantor cabang dan 1.632 kantor mikro. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 13.087 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi New Livin' by Mandiri, SMS Banking dan Call Center 14000.

Informasi detail tentang Bank Mandiri bisa diakses  melalui www.bankmandiri.co.id

 

Tentang LPEI

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank adalah lembaga yang secara khusus dibentuk dengan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, LPEI didirikan dengan tujuan untuk mendukung program ekspor nasional melalui Pembiayaan Ekspor Nasional dalam bentuk Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi, dan Jasa Konsultasi. LPEI juga dapat melakukan pembiayaan atas penugasan khusus ekspor dari Pemerintah (National Interest Account – NIA).

LPEI sebagai lembaga yang memiliki sovereign status dapat memberikan penjaminan bagi bank dengan pembobotan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) sebesar 0%, aset yang dijamin memiliki kualitas lancar dan pengecualian perhitungan batas maksimun pemberian kredit (BMPK) atau batas maksimum penyaluran dana (BMPD). Hal ini diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.15/POJK.03/2018; POJK No.40/POJK.03/2019; dan SEOJK No.11/SEOJK.03/2018.

Saat ini, LPEI memiliki 9 Jaringan Kantor yang tersebar di Indonesia, yaitu 1 Kantor Pusat di Jakarta, 3 Kantor Wilayah berlokasi di Jakarta, Surabaya dan Surakarta, 3 Kantor Cabang berlokasi di Medan, Makassar, Surakarta dan 3 Kantor Pemasaran yang berlokasi di Balikpapan, Batam dan Denpasar.

Informasi tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dapat diakses  melalui www.indonesiaeximbank.go.id