toggle menu

Public Information

News

LPEI News

08 Oct 2018

Penetrasi dan Pengembangan Ekspor ke Negara Pasar Potensial

Dalam rangka mendorong industri Indonesia untuk masuk ke negara pasar potensial, LPEI menandatangani 2 perjanjian diantaranya adalah penandatanganan:

1.    Framework Agreement antara LPEI – PT WIKA (Persero)
Dalam rangka penetrasi dan pengembangan ekspor potential market, serta melaksanakan mandat Penugasan Khusus yang diberikan Pemerintah kepada LPEI melalui KMK Np.787/KMK.08/2017, LPEI melakukan penandatanganan Perjanjian Kerangka Kerja Sama (Framework Agreement) dengan PT. Wijaya Karya (WIKA) (Persero) Tbk tentang Dukungan Pembiayaan Konstruksi di Afrika. Melalui Perjanjian Kerangka Kerja Sama ini fasilitas yang diberikan akan digunakan untuk membiayai pembangunan konstruksi yang dilakukan PT WIKA (Persero) di berbagai negara di kawasan Afrika. Skema pembiayaan akan menggunakan NIA dengan fasilitas Pembiayaan berupa Buyer’s Credit dan Modal Kerja Ekspor. Buyer’s credit yaitu fasilitas Pembiayaan yang diberikan kepada pembeli / buyer dari Afrika atas pembelian produk/jasa dari Indonesia. Sehingga dengan kata lain bahwa LPEI juga membiayai pemilik proyek di Afrika yang menggunakan PT WIKA (Persero) sebagai kontraktornya. Sedangkan modal kerja ekspor yaitu fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan operasional dan modal kerja kontraktor selama masa konstruksi proyek berlangsung.

2.    Pembiayaan antara LPEI – PT Gema Ista Raya
PT. Gema Ista Raya (PT. GIR) bergerak di sektor perikanan yang didirikan pada tahun 2005 dengan domisili di Pasuruan, Jawa Timur. Skala usahanya dikategorikan sebagai UMKM Ekspor. Aktivitas usaha di tahun 2017 sebesar 39,9 persen dari hasil produksinya ditujukan untuk diekspor dengan target pasar utama ke negara kawasan Afrika dan Timur Tengah seperti Kongo, Tanzania Ghana, Gabon, Madagaskar, Angola, Afrika Selatan, Sudan, Sierra Leone, Benin, Nigeria, dan Togo. Sehingga, di tahun 2017 ekspor yang dilakukan oleh PT GIR ke negara-negara di Benua Afrika mencapai 73 persen dari total ekspor. Sejalan dengan peningkatan kinerjanya, PT GIR turut membantu meningkatkan kesejahteraan perekonomian kawasan Pasuruan dengan memberikan kesempatan pekerjaan kepada 621 orang tenaga kerja perempuan. Pembiayaan dari LPEI akan digunakan untuk melakukan penetrasi pasar ekspor pengalengan ikan dan mengembangkan usahanya berupa ekspor ikan beku. Akhir Desember 2018 diharapkan pembangunan cold storage dengan kapasitas 2.000 Ton dapat diselesaikan sehingga pengembangan usaha dapat direalisasikan.