toggle menu

Public Information

News

Indonesia Eximbank news and announcements.

15 Apr 2020

Ditengah Pandemi Corona, Furnitur asal Jawa Tengah Ekspor Perdana

Pandemi Corona atau Covid-19 yang melanda dunia telah berdampak pada seluruh lini perekonomian dunia tak terkecuali Indonesia. Sejumlah industri terdampak akibat penyebaran virus ini termasuk industri ekspor.

 

Namun ditengah kondisi tersebut, Aninda Furniture Indonesia berhasil melakukan ekspor perdana. UKM asal Jawa Tengah ini melakukan ekspor perdana berupa bamboo furniture untuk memenuhi pesanan pembeli dari Negara Swiss.

 

“Kami berhasil mengirimkan produk perabotan berupa pagar bamboo bervolume 1x20 feet ke Swiss. Kami berharap hal ini merupakan langkah awal agar kegiatan ekspor kami dapat terus berlangsung meski kondisinya kurang menguntungkan saat ini” ujar Aufar Hifzie yang merupakan pemilik dari Aninda Furniture Indonesia.

 

Aninda Furniture Indonesia merupakan perusahan furniture asal Jawa Tengah yang fokusnya pada residential furniture, hotel furniture, dan home decor. Aninda juga telah dipercaya oleh sejumlah hotel kelas internasional.

 

Sebelum melakukan ekspor perdana, Aninda Furniture Indonesia telah menjadi salah satu mitra binaan LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) dalam program (Cocahing Program for New Exporters). Aninda bahkan telah mengikuti pelatihan CPNE yang diselenggarakan di DIY Yogyakarta Februari lalu. Sejumlah pelatihan mengenai, bagaimana cara ekspor, desain produk, promosi, dan penyusunan laporan keuangan disampaikan oleh LPEI ketika itu kepada 27 peserta UKM prospektif dan berorientasi ekspor.

 

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicles Kementerian Keuangan RI dalam hal peningkatan ekspor, selain memiliki Pembiayaan, Penjaminan, dan Asuransi juga memiliki Jasa Konsultasi. Jasak Konsultasi dalam hal ini berfokus pada penciptaan eksportir baru.

 

Yadi J. Ruchandi, Corporate Secretary LPEI menyampaikan ”Ekspor perdana Aninda Furniture Indonesia di tahun 2020 ini diharapkan dapat memicu motivasi mitra binaan lainnya untuk menjadi eksportir baru. Harapannya, UKM yang merupakan peserta CPNE 2020 aktif dalam mengembangkan usahanya meski kondisi pandemi covid-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian kita”.

 

Ekspor Perdana peserta CPNE 2020 menjadi angin segar ditengah meredupnya sejumlah industri ekspor di tahun ini akibat Covid-19. Selanjutnya, LPEI akan terus mendorong UKM di Indonesia untuk melakukan ekspor melalui program Jasa Konsultasi.